Apa itu mengoding?
Berasal dari kata code yang berarti kode. Mengoding adalah kegiatan membuat kode - kode untuk menjadi sebuah mobile application, web, atau software lainnya sesuai syntax dari bahasa pemrograman yang digunakan.
Nah, kali ini admin akan berbagi info buat teman - teman semua tentang pengalaman admin ketika mengikuti kelas Mengoding Sanbercode, PT. Sanbersy.
Pengalaman bermula ketika admin sedang tidak memiliki pekerjaan apapun. Waktu itu masing bingung antara memutuskan untuk mendalami sebagai blogger atau ikut belajar coding bersama Sanbercode. Akhirnya ketika mempertimbangkan waktu dan opportunity mendapatkan job remote, saya berniat untuk belajar coding di Sanbercode.
Waktu itu masih menggunakan sistem uang jaminan, jadi sebenarnya training ini gratis, namun sebagai penjamin komitmen kita, dari pihak Sanbersy mau mengembalikan uang jaminan Rp 200.000,- jika kita berhasil menyelesaikan training dengan nilai di atas 80. Nah, ini menarik buat saya yang saat itu belum memiliki pekerjaan. Belajar dengan gratis! Ini terjadi pada awal tahun 2020.
Nah, ketika memasuki tahun 2021, sistem pembayaran uang jaminan itu berubah menjadi sistem pembayaran kelas. Jadi bukan sebagai uang jaminan lagi, sehingga tidak dikembalikan kepada siswa yang melebihi nilai tertentu. Namun bagi saya ini tetap worth, karena pembelajaran yang kami dapatkan begitu banyak dan praktek. Sistem penilaiannya pun lebih bagus dibanding tahun - tahun sebelumnya.
Apalagi jika dibandingkan dengan kelas - kelas online mengoding lainnya, jelas di Sanbercode ini Supeeeer MURAH! Teman - teman bisa cek deh di google, banyak yang biaya kelasnya mencapai jutaan rupiah. So, jika kalian pemula, kalian wajib coba kelas mengoding di Sanbercode ini dulu.
Di kelas React Native yang saya ikuti, saya jadi paham betapa susahnya membuat sebuah aplikasi di hp. React Native ini merupakan suatu platform yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi - aplikasi yang ada di hp teman - teman. Bisa berbasis Android ataupun IOS. Namun untuk membuat aplikasi di hp itu tidak hanya pakai React Native saja ya, bisa pakai Flutter, Kotlin, dan lain sebagainya.
Apa sih yang dimaksud aplikasi di hp? Ya, kalau sekarang teman - teman pakai WhatsApp, pakai Youtube, pakai Mobile Banking, dsb itu semua merupakan contoh aplikasi hp yang dibuat dari kodingan.
Saat mempelajari React Native, kita membutuhkan bimbingan yang luar biasa dari mentor kita. Saya sudah menuliskan di post sebelumnya tentang bagaimana belajar programming, bahwa kita memerlukan mentor untuk mengarahkan kita.
[TIPS Beralih Profesi saat Pandemi] Dari Guru menjadi Programmer
Ya, memang mentor bukanlah segalanya karena diri kita sendirilah yang menentukan arah jalan hidup kita. Tidak ada yang berubah jika kita yang tak merubahnya, sebagus apapun mentor yang kita punyai.
Dari mentor di kelas mengoding Sanbercode ini, saya mendapatkan berbagai macam info tools yang bisa digunakan untuk mengoding, lalu mengetahui step awal mengoding yang perlu dilakukan apa saja, dan mengetahui bahwa melakukan SEARCHING DI GOOGLE adalah KUNCI ketika menghadapi bug ketika mengoding. Sebelum bertanya ke komunitas atau mentor, langkah utama yang perlu dilakukan adalah searching. Tentunya searching dengan kata kunci yang tepat dan menggunakan bahasa Inggris. InsyaAllah akan ketemu juga solusinya.
Solusi yang biasanya muncul adalah dari web stackoverflow. Di sana berkumpul permasalahan dan solusi dari developer - developer seluruh dunia. Maka dari itu, dibutuhkan juga skill Bahasa Inggris untuk bisa belajar mengoding. Bahasa Inggris ini memang penting, baik ketika sedang belajar mengoding ataupun ketika kita sudah jago dalam mengoding. Bahasa Inggris bisa kita aplikasikan ketika sedang apply project ke perusahaan luar negeri, menjadi freelancer yang bisa bekerja di rumah, di desa namun penghasilan dari luar Indonesia. Sudah banyak lho developer/ programmer Indonesia yang menjadi freelancer. Kerja di rumah tapi gajinya dollar. Mereka berbekal skill mengoding dan skill bahasa Inggris. Kalian mau seperti mereka?
Teman - teman bisa cek di Facebook, komunitas Upwork Indonesia atau klik langsung di sini. Di sana banyak yang sharing pengalaman terkait pekerjaan yang mereka dapatkan melalui Upwork, perusahaan yang membantu freelancer seluruh dunia untuk bertemu dengan client yang membutuhkan jasa mereka. Tidak hanya Upwork, teman - teman juga bisa cek di Jobstreet, LinkedIn, Freelancer, atau platform lainnya ya.
Ok, kembali ke React Native. Dalam belajar React Native Kelas Mengoding Sanbercode ini kita disuguhi kurikulum yang begitu padat. List nya ada pada gambar di bawah ini ya, ini kurikulum yang saya dapatkan pada Juli 2020. Jika sekarang berubah, mungkin tidak terlalu besar perbedaannya.
Ok, saya rasa cukup untuk sharing pengalaman kali ini. Next kami sharing lagi untuk pengalaman berikutnya. Bye-bye... :)


No comments:
Post a Comment